MAU UMROH BERSAMA TRAVEL TERBAIK DI INDONESIA ALHIJAZ INDO WISTA..?

Paket Umroh Reguler, paket umroh ramadhan, paket umroh Turki, Paket Umroh dubai dan beberapa paket lainya

Jadwal Umroh Kami ada disetiap minggu, agar  lebih detail Anda bisa tanyakan detail ttg program kami, Sukses dan Berkah Untuk Anda

YOOK LANGSUNG WHATSAPP AJA KLIK DISINI 082124065740

 

 

 

diposkan pada : 16-11-2016 18:05:01

 Kabah Yang Dimuliakan
Ada beberapa tempat di sekitar Mekah dan Kabah Yang Dimuliakan yang penuh barokah yang perlu kita ketahui keutamaannya supaya kita bisa beribadah sebagaimana dulu Rasululloh beribadah. Pembahasan akan dimulai dari kisah seputar kabah bagian-bagiannya dan keutamaan beribadah didalamnya. Berikut penjelasan mengenainya.

Kabah Yang Dimuliakan

Kabah adalah Rumah Allah SWT yang terletak di tengah Masjidil Haram. Berbentuk kubus tetapi temboknya tidak sama. Luas temboknya dari arah pintu kabah (11,68 m) dan dari arah hijir Ismail (9,90 m) dan antara rukun syami dan Yamani (12,04 m) dan antara hajar aswad dan rukun yamani (10,18 m) dan tingginya mencapai (14 m) dan luas dari pondasinya (145 m2). Sudut Kabah yang empat mengarah ke empat arah mata angin utama dengan sedikit condong, di arah utara Rukun I raqi, di selatan rukun Yamani, di timur hajar asawad dan di barat Rukun yami.

 

Kabah Yang Dimuliakan

Beberapa Bagian Kabah Yang Dimuliakan. Disini hanya disebutkan beberapa bagian saja supaya pembahasan tidak terlalu panjang.

1. Kabah Yang Dimuliakan yang pertama terdapat Hajar aswad.

Hajar aswad adalah bagian Kabah Yang Dimuliakan yang merupakan batu dari surga. Malaikat Jibril turun membawanya dan menyerahkannya kepada Nabi Ibrahin dan beliau meletakkannya di sudut timur Kabah dengan ketinggian 1,10 m dari lantai thawaf, dikelilingi dengan kerangka perak murni untuk menjaganya. Dan terlihat tempat Hajar Aswad ini berbentuk oval. Dahulunya Hajar aswad ini tatkala turun dari surga berwarna putih kemudian menjadi hitam oleh dosa-dosa manusia. Disebutkan dalam sebuah hadist Nabi shallahu alaihi wa sallam telah menciumnya dan juga para nabi sebelum beliau maka dianjurkan bagi yang bertawaf untuk menciumnya atau menyentuhnya dengan tangannya atau dengan sesuatu kalaupun tidak mampu maka melambaikan tangan kepadanya dan bertakbir.

2. Kabah Yang Dimuliakan yang kedua terdapat Multazam.

Multazam adalah tempat yang dianjurkan untuk diiltizami yakni menempelkan dada, kedua tangan dan pipi di tempat itu, batasnya adalah antara pintu Kabah dan hajar aswad, lebarnya kira-kira 2 meter.disebut multazam karena Rasululloh ketika selesai menyelesaikan thawafnya beliau beriltizamdi tempat ini yaini menemplekan dada , kedua tangan dan pipi. multazam adalam salah satu tempat dikabulkannya doa, diriwayatkan dari Ibnu abbas radiyallohu anhuma bahwa dia beriltizam diantara Hajar Aswad dan pintu Kabah dab berkata , ” Antara hajar aswad dan pintu Kabah disebut multazam, barang siapa beriltizam diantara keduanya dan memohon kepada Alloh sesuatu niscaya alloh akan mengabulkan permohonannya.

3. Kabah Yang Dimuliakan yang ketiga terdapat Maqam Ibrahim

Yang dimaksud Maqam ibrahim bukan tempat kuburan nabi Ibrahim. Tetapi adalah batu dari surga yang dibawa turun oleh malaikat Jibril kepada nabi Ibrahim dalam pembangunan Kabah. Ketika Nabi Ibrahim berdiri di atasnya kemudian tenggelamlah telapak kakinya dengan kedalaman 10 cm, panjang 22 cm dan luas 11 cm. Ada beberapa kemulian Maqam ibrahim sebagaimana disebutkan dalam alquran dan sunah;

Alloh swt berfirman:

Dan jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim tempat shalat (Al Baqarah: 125)

Alloh swt berfirman:

Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, diantaranya maqam ibrahim (Ali Imran: 97)

Diriwayatkan dari Abdullah bin amru rodiyallahu anhumma , dia berkata aku mendengar rosululloh berkata:

Sesungguhnya Rukun (hajar aswad) dan Maqam adalah dua permata yaqut dari yaqut surga. Alloh menghilangkan cahayanya, andai Alloh tidak menghilangkan cahayanya niscaya keduanya akan menerangi timur dan barat.

4. Kabah Yang Dimuliakan yang keempat terdapat Hijr Ismail.

Hijr Ismail adalah bagian dari Kabah Yang Dimuliakan yang terletak di utara kabah , berbentuk setengah lingkaran. Tingginya 1,30 m, lebar 1,5m dan panjangnya dari dinding Kabah ke dinding Hijr 8,5m. Dikenal dengan Hijr Ismail karena Nabi Ibrahim telah membuatkan anjang-anjang untuk nabi Ismail dan ibunya`. Pendapat lain mengatakan tidaklah benar penisbatan kepada Nabi Ismail karena tatkala suku Quraisy memugar bangunan kabah dan harta halal yang mereka kumpulkan tidak mencukupi maka mereka mengurangi sebagian darinya dari arah utara dengan ukuran 3 m. Mereka membangun tembok pendek agar orang bertawaf di baliknya. Diantara Hijr Ismail adalah shalat didalamnya sama dengan shalat didalam kabah. Sebuah hadist diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahuanha, dia berkata adalah aku berkeinginan masuk dan sholat di dalam Kabah maka rosululloh menuntunku dan memasukkanku didalam Hijr seraya berkata, ” Shalatlah didalamnya apabila kamu ingin masuk kabah, sesungguhnya tempat ini adalah bagian dari Kabah. Suku Quraisy telah meninggalkan bagian ini diluar semasa mereka membangun Kabah.

5. Kabah Yang Dimuliakan yang kelima terdapat Air Zamzam

Air Zamzan merupan bagian dari Kabah Yang Dimuliakan. Air Zam zam adalah air yang Alloh pancarkan dengan satu pukulan dari sayap Jibril dibawah kedua telapak kaki ismail yang kehausan tatkala ditinggal Nabi Ibrahim. Karena kehabisan bekal dan air Siti Hajar berlari kesana kemari antara shafa dan marwa untuk mencari air. Dan ketika melihat air maka Siti hajar ia mulai mengumpulkannya (tazumuhu) karena itulah disebut air zam-zam.Telah banyak kemulian yang menjelaskan kemulian air zam zam diantaranya.

Dari Ibnu Abbas radiyallohu anhuma dia berkata telah bersabda Rasululloh alaihi wasalam:

Sebaik-baiknya air di muka bumi ini adalah air zamzam , didalamnya ada makanan yang mengenyangkan dan ada penyembuh untuk penyakit.

dari Jabir ra berkata ahwa nabi shallohu alaihi wa salam bersabda:

Air zamzam adalah sesuai dengan tujuan yang meminumnya. Apabila air zamzam diminum untuk menghilangkan haus maka haus akan hilang, bila untuk menghilangkan lapar maka lapar akan hilang dan bila diminum untuk mengobati penyakit maka penyakitnya akan sembuh.

Dalam hadist lain disebtkan bahwa penbedaan antara kita dan orang munafik adalah mereka minum air zamzam tidak sampai kenyang (sedikit saja) Oleh karena selama di Mekah diusahakan selalu berusaha minum air zam-zam dan minumlah sampai kenyang (banyak) untuk mendapatkan keberkahannya. Semakin banyak yang kita minum semakin banyak pula manfaat dan keberkahan yang akan kita peroleh. Demikian artikel tentang Kabah Yang Dimuliakan semoga bermanfaat.

Artikel lainnya »