Saat ini wisata bromo menjadi pusat perhatian dari berbagai penyelenggara agen wisata di seluruh kawasan Jawa Timur akan kenaika
Saat ini wisata bromo menjadi pusat perhatian dari berbagai penyelenggara agen wisata di seluruh kawasan Jawa Timur akan kenaikan tiket wisata yang akan dimulai pada bulan mei 2014 nanti.Berbagai cara untuk tidak jadinya kenaikan tiket masuk bromo sudah dilakukan dengan berbagai cara oleh pelaku wisata dan bahkan oleh masyarakat sekitar gunung bromo yang menggantungkan penghasilan ekonominya dari wisatawan yang datang ke gunung bromo.
Agen perjalalanan wisata bromo meski belum resmi dinaikkan tentang tiket masuknya sudah merasakan dampaknya seperti misalnya,banyak agen travel yang sudah ada calon pelanggan pada bulan mei banyak cancel karena tingginya harga paket dari awal tahun ini yang sudah ada kesepakatan harga sebelumnya.Tidak hanya itu saja,dampak saat ini juga sudah mulai terasa dengan menurunnya jumlah pengunjung ke bromo dan dapat dipastikan para agen persewaan jeep,kuda,hotel,homestay di bromo diperkirakan akan banyak yang gulung tikar.
Gunung bromo sendiri sangat diminati pengunjung tiap tahunnya oleh wisatawan dari berbagai wilayah di Indonesia maupun juga dari berbagai belahan dunia karena keindahan dan keistimewaan yang dimiliki Wisata Gunung Bromo
saco-indonesia.com, Jajaran Polsek Sukarami Palembang telah berhasil mengamankan 22 paket ganja kering seberat 2,2 kilogram yang
saco-indonesia.com, Jajaran Polsek Sukarami Palembang telah berhasil mengamankan 22 paket ganja kering seberat 2,2 kilogram yang telah dibuang oleh pemiliknya saat polisi menggelar razia giat 21. Razia tersebut telah dilakukan di perbatasan Palembang-Banyuasin, Selasa (11/2) sekitar pukul 20.00 malam WIB.
Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Imam Tarmudi juga mengungkapkan, ganja tersebut telah dibuang oleh pemiliknya yang sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter Z berwarna niru dari arah Banyuasin menuju Terminal KM 12. Ganja siap pakai itu tersimpan di dalam tas besar berwarna merah dan ditemukan di depan Kapospol Alang-alang Lebar menuju ke Grand City, KM 12 Palembang.
"Karena ada razia, pengendara motor tersebut dengan kencang langsung membelok ke arah Terminal KM 12. Motor mereka juga hampir oleng lalu tas yang penuh dengan ganja tersebut terjatuh," kata Imam , Rabu (12/2) kemarin.
Melihat ada tas yang terjatuh dan tidak diambil, salah satu anggota yang ikut menggelar giat 21 langsung mengambilnya. Saat diperiksa ternyata berisi penuh dengan ganja.
"Pengendara motor tersebut telah melarikan diri ke arah Grand City saat dikejar," ujarnya.
Imam telah menduga, ganja kering siap pakai itu telah berasal dari daerah Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin. Tempat tersebut terdapat ladang ganja yang telah berhasil ditemukan oleh petugas beberapa waktu yang lalu.
"Perkiraan seperti itu. Tapi akan kita selidiki lagi siapa pemiliknya dan berasal dari mana," imbuh Imam.
Editor : Dian Sukmawati
Ms. Plisetskaya, renowned for her fluidity of movement, expressive acting and willful personality, danced on the Bolshoi stage well into her 60s, but her life was shadowed by Stalinism.
The bottle Mr. Sokolin famously broke was a 1787 Château Margaux, which was said to have belonged to Thomas Jefferson. Mr. Sokolin had been hoping to sell it for $519,750.